
Konon di hulu Sungai Sirets, di tengah rimba, hidup sekelompok manusia. Tempat itu dikenal...
“Asmat Terei dan Ji Atakam adalah pusaka tutur yang membentuk jati diri masyarakat Asmat. Bagi kami, cerita rakyat bukan sekadar dongeng masa lalu, melainkan fondasi moral yang memberikan dorongan penghargaan diri serta ruang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebudayaan. Melalui setiap kisah yang diwariskan, kami menemukan makna hidup yang mendalam dan bermanfaat dalam menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan roh leluhur.”
Asmat Terei dan Ji Atakam pertama kali diterbitkan oleh Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat dibawah pimpinan Bapak Abraham Kurwaip sebagai Kurator museum pertama di Tanah Papua, dan Bapak Yuven A. Biakai sebagai asisten kurator yang banyak menerjemahkan cerita-cerita rakyat Asmat.

Konon di hulu Sungai Sirets, di tengah rimba, hidup sekelompok manusia. Tempat itu dikenal...

Ceritera asal: Mbait Diceriterakan oleh: Bapak Willem Wof Diterjemahkan oleh: Yufen A. Biakai,BA Cerita...

Cerita asal: Kampung Yamas Diceritakan oleh: Bapak Norbertus Owso Diterjemahkan oleh: Yufen A. Biakai,...

Cerita Asal: Mbait Diceritakan oleh: Bapak Willem Wof Diterjemahkan oleh: Yufen A. Biakai, BA...

Cerita asal: Mbait Diceritakan oleh: Bapak Willem Wof Diterjemahkan oleh: Yufen A. Biakai, BA...

Cerita asal: Kampung Yamasj Diceritakan oleh: Norbertus Owse Diterjemahkan oleh: Yufen A. Biakai, BA...

Cerita asal: Yamas – Yeni Diceritakan oleh: Norbertus Owse Diterjemahkan oleh: Yufen A. Biakai,...
End of Content.
Asmat Cultural Archives and Research Center
“Reconnecting the Asmat with Their Own Archives and Knowledge”
Copyright © 2026 Asmat Cultural Archives and Research Center
You cannot copy content of this page