Edit Template

Laporan Program Asmat Archives 2025

Asmat Archives mulai dijalankan secara lebih terorganisir pada bulan April 2025 sebagai ruang pembelajaran, pengarsipan, dan pengembangan pengetahuan yang menjembatani orang muda Asmat untuk belajar tentang kebudayaan dan sejarahnya sendiri. Dalam kurun waktu delapan bulan, Asmat Archives telah melaksanakan berbagai kegiatan, baik internal maupun publik. Kegiatan tersebut meliputi digitalisasi arsip yang tersedia, riset, kerja lapangan, diskusi arsip, pelatihan pengembangan keterampilan (soft skills), pemutaran film, pendampingan belajar bagi anak-anak, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan penguatan pengetahuan dan literasi budaya.

Dalam setiap pelaksanaan kegiatan, Asmat Archives secara aktif melibatkan anak-anak dan orang muda Asmat, pendidik, serta para pemerhati kebudayaan sebagai bagian dari proses belajar bersama. Pendekatan ini diharapkan menjadikan Asmat Archives tidak hanya sebagai tempat penyimpanan arsip, tetapi juga sebagai ruang hidup untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman, khususnya terkait budaya Asmat.

Laporan ini disusun sebagai bentuk evaluasi kerja Asmat Archives selama tahun 2025, dengan fokus pada delapan bulan pertama pelaksanaan kegiatan. Evaluasi ini bertujuan untuk menelaah capaian, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan arah pengembangan Asmat Archives ke depan agar lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Asmat.

Laporan Kegiatan

Selama kurun waktu delapan bulan pelaksanaan, Asmat Archives telah mencoba dan menjalankan berbagai kegiatan, baik yang bersifat internal maupun publik. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang sebagai upaya awal untuk membangun ruang belajar, pengarsipan, dan pengembangan pengetahuan, serta untuk menguji dan mencari bentuk yang cocok untuk program kerja Asmat Archives selanjutnya. Adapun kegiatan tersebut adalah; 

Kegiatan Internal: 

  • Digitalisasi Arsip

Dalam proses pendigitalisasian arsip, Alberd Bivak mengambil peran cukup besar. Setelah dilatih untuk menggunakan scanner manual, ia mampu mengoperasikan alat tersebut dengan baik. Sehingga proses pendigitalisasian berjalan dengan baik. Adapun arsip-arsip yang telah didigitalkan adalah sebagai berikut: 

  1. New Guinea Letter volume 1 – 22
  2. Asmat Drum volumen 1 – 55
  3. Asmat History tahun 1959 – 1969
  4. Asmat Mission History
  5. Terei Ji Atakam
  6. Kehidupan Perempuan Asmat 
  7. Generasi Muda Asmat antara Harapan dan Tantangan
  8. Dan lain-lain.

 

  • Pengumpulan Arsip audio visual

Selain arsip-arsip dalam dokumen, Asmat Archives juga melakukan upaya pengumpulan arisp-arsip dalam bentuk lain seperti; 

  1. Foto-foto Misi di masa lampau
  2. Film-film sejarah Asmat
  3. Lagu-lagu tradisional.

 

  • Pembuatan Website – asmatarchives.org

Website menjadi media yang penting untuk menyimpan dan membagikan arsip budaya Asmat secara aman dan mudah diakses. Melalui website, informasi tentang budaya, sejarah, dan kegiatan arsip dapat dikenal oleh masyarakat Asmat, peneliti, dan publik luas.

 

  • Membangun jejaring dengan:

Dalam praktek kerja seperti pengumpulan dan pemanfaatan arsip, Asmat Archives juga membangun jejaring dan belajar dari dan dengan pihak lain, baik dalam negeri maupun luar negeri, seperti; 

  1. Groningen University di Belanda
  2. Pace Foundation (Stichting Papua Erfgoed) di Belanda
  3. American Museum of Asmat Art di Amerika
  4. Simpasio Institute di Flores
  5. Yayasan Sudut Kalisat di Jember, Jawa Timur. 

 

Kegiatan-kegiatan Publik 

  1. Membaca dan diskusi “Tulisan-tulisan Mgr. Alphonse Sowada, OSC” – Agustus 2025
  2. Pemutaran Film dan Diskusi “Walkabout – Agustus
  3. Merayakan Ulang Tahun Mambesak ke 47 – Agustus
  4. Pemutaran film dan diskusi “Tanah Tabi” – Augustus
  5. Merayakan “Hari Masyarakat Adat” – Agustus
  6. Diskusi “Pater Yan Smit” – Oktober
  7. Workshop Fotografi “Merekam Kota Agats” – November
  8. Sharing Session “Menulis Buku Cerita Anak” – November
  9. Pendampingan belajar untuk anak-anak
  10. Sharing Session “Bongkar Oleh-oleh dari New Zealand” – November 

 

Penerima Manfaat

Dalam pelaksanaan kegiatan Asmat Archive sepanjang tahun 2025, terdapat beberapa kelompok yang memperoleh manfaat dari kehadiran dan kerja-kerja yang dilakukan oleh Asmat Archives. Kelompok-kelompok tersebut antara lain:

  1. Orang Muda dan anak-anak Asmat  
  2. Bandara Ewer – Sejarah Bandara Ewer
  3. Paroki Ayam – Sejarah Berdirinya Paroki Ayam
  4. Kampung Erma – Pesta “Roh” Pokman.
  5. Universitas Musamus – Sejarah Papua Selatan.

 

Sumber Pendanaan dan Dukungan Operasional

Dalam pelaksanaan kegiatan tahun 2025, Asmat Archive belum memiliki sumber pendanaan yang tetap. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya untuk tetap menyelenggarakan kegiatan internal maupun publik. Sebagian besar kegiatan publik dilaksanakan melalui swadaya peserta dengan konsep kolekte noken yang digunakan untuk membeli snack, gula, kopi dan keperluan kegiatan. Selain itu, beberapa fasilitas juga diperoleh melalui dukungan donasi, antara lain:

  1. Donasi untuk membeli komputer (Pak Brunoto)
  2. Donasi untuk membeli printer (Nam Nguyen – Vietnam)
  3. Donasi Operasional (Mr. Brett –  England)
  4. Donasi biaya pembuatan web (Rosario)
  5. Donasi Camcorder Mini DV (Wim van Oijen)
  6. Donasi snack (Ibu Melan – Agats)
Kunjungan Wim van Oijen

Kunjungan Wim van Oijen

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Diskusi Film

Diskusi Film

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Pelatihan Fotografi 2025

Pelatihan Fotografi 2025

Pelatihan Fotografi 2025

Pelatihan Fotografi 2025

Perayaan Haris Masyarakat Adat 2025

Perayaan Haris Masyarakat Adat 2025

Kunjungan Wim van Oijen

Kunjungan Wim van Oijen

Perayaan Ulang Tahun Mambesak

Perayaan Ulang Tahun Mambesak

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Diskusi Film

Diskusi Film "Walkabout"

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Diskusi Film

Diskusi Film "Walkabout"

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Kelas Belajar Sore untuk anak-anak Asmat.

Kunjungan Alissa van der Scheer (Universitas Groningen)

Kunjungan Alissa van der Scheer (Universitas Groningen)

Asmat Cultural Archives and Research Center

“Reconnecting the Asmat with Their Own Archives and Knowledge”

Newsletter

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Get in touch

Copyright © 2026 Asmat Cultural Archives and Research Center

You cannot copy content of this page